🦬 Cara Setting Pressure Switch Pompa Hydrant

Berdasarkan standar tersebut, setting tekanan pompa hydrant yang dianjurkan adalah sebagai berikut: Pompa Elektrik : 4~8 bar atau 4~10 bar Pompa Jockey : 6~8 bar atau 8~10 bar Hydrant pump bekerja berdasarkan tekanan yang ada pada instalasi pipa. Untuk mengatur sistem kerja pompa berdasarkan tekanan, panel kontrol mendapatkan input dari pressure switch. Header Pipa header berfungsi sebagai penghubung utama antara pipa pengeluaran (discharge) dari pompa hydrant ke jaringan sistem distribusi hydrant. Diameter pipa untuk mengatur sistem kerja pompa berdasarkan tekanan, panel kontrol mendapatkan input dari pressure switch. Pengaturan yang biasa diterapkan yaitu: Pompa jockey di-setting 6~8 bar atau 8~10 bar; Main pump atau pompa elektrik di-setting 4~8 bar atau 4 ~10 bar; Pompa diesel di-setting 3~8 bar atau 3~10 bar tetapi juga diintegrasikan dengan Memaksimalkan Cara Kerja Hydrant Pump dengan Teknisi Profesional. Untuk memaksimalkan kerja dari hydrant pump ada beberapa komponen yang harus ditambahkan. Komponen-komponen tersebut adalah: pressure switch, manometer, time delay relay, safety valve, pressure reducing valve dan fire house cabinet yang akan menunjang kerja dari hydrant pump. GAPuQF.

cara setting pressure switch pompa hydrant